Keseruan Malam Siwaratri di SMA Negeri 1 Rendang

Table of Contents
Keseruan Malam Siwaratri di SMA Negeri 1 Rendang - www.osis.sman1rendang.sch.id
Keseruan Malam Siwaratri di SMA Negeri 1 Rendang

Halo Orens!

Malam ini terasa berbeda. Bukan malam biasa, tapi malam penuh makna dan refleksi diri. Tepat pukul 18.00 WITA, kami para siswa yang tergabung dalam OSIS, MPK (Majelis Perwakilan Kelas), dan RLT (Rensma Librarian Team) berkumpul dengan satu tujuan mengikuti rangkaian kegiatan Malam Siwaratri di SMA Negeri 1 Rendang dengan mengenakan pakaian adat Bali, suasana sakral langsung terasa sejak awal kegiatan.

Kegiatan dibuka dengan persembahyangan bersama di Pura Dalem Desa Rendang. Di tempat suci ini, kami memulai malam Siwaratri dengan penuh khidmat. Doa-doa dipanjatkan sebagai bentuk penyucian diri sebelum memasuki rangkaian kegiatan selanjutnya.

Usai dari Pura Dalem, kami kembali ke sekolah untuk melanjutkan persembahyangan.

Saat persembahyangan di sekolah, terlihat satu hal yang menarik dan penuh makna. Para siswa mengenakan karawista di dahi. Karawista adalah tiga helai rumput ilalang yang diikat membentuk lingkaran (windu) dan titik (nada). 

Karawista ini bukan sekadar hiasan. Ia melambangkan aksara suci “OM” (A-U-M), simbol utama dalam ajaran Hindu yang bermakna penyucian diri dan fokus spiritual.
Secara filosofi,
  • “Kara” berarti badan
  • “Wista” berarti penyucian
Artinya, karawista mengingatkan pemakainya untuk selalu mengarahkan tubuh dan pikiran kepada Hyang Widhi, terutama saat menjalani upacara keagamaan.

Kegiatan malam ini bukan hanya tentang perayaan Siwaratri, tetapi juga dirangkai dengan kegiatan literasi sekolah serta upacara Mejaya-jaya OSIS SMA Negeri 1 Rendang.

Upacara Mejaya-jaya merupakan ritual penyucian diri dalam agama Hindu Bali yang bertujuan memohon:
  • Keselamatan
  • Berkah
  • Bimbingan spiritual
Semua itu diharapkan agar perjalanan OSIS selama satu tahun ke depan dapat berjalan dengan lancar, harmonis, dan penuh tanggung jawab.

Memasuki malam hari, suasana tetap hangat dan penuh kebersamaan. Kegiatan dilanjutkan dengan bincang-bincang inspiratif bersama:
  • Bapak Kepala Sekolah
  • Bapak Wakil Kepala Sekolah
  • Bapak/Ibu Guru



Pesan-pesan yang disampaikan sangat membekas, terutama tentang tanggung jawab sebagai pelajar, pemimpin, dan manusia yang terus belajar memperbaiki diri.

Di tengah suasana reflektif, hadir pula bintang tamu Sengap (I Nyoman Ardika) yang menghibur kami. Hiburan yang disajikan bukan sekadar lucu, tetapi juga sarat pesan kehidupan, membuat kami tertawa sekaligus merenung.

Meditasi dan Renungan Diri Bersama

Salah satu momen paling berkesan adalah saat meditasi dan renungan bersama. Dalam keheningan malam, kami diajak untuk:
  • Mengingat kembali kesalahan yang pernah dilakukan
  • Merenungi sikap dan tindakan selama ini
  • Berjanji pada diri sendiri untuk menjadi pribadi yang lebih baik
Malam Siwaratri benar-benar menjadi waktu yang tepat untuk introspeksi dan penyucian batin.
Tanpa terasa, malam panjang itu berakhir saat jarum jam menunjukkan pukul 06.00 pagi. Kegiatan ditutup dengan persembahyangan bersama, menandai berakhirnya rangkaian Malam Siwaratri di SMA Negeri 1 Rendang.

Meski lelah, hati kami terasa ringan. Malam itu bukan hanya tentang begadang, tapi tentang belajar mengenal diri, memperkuat kebersamaan, dan menata langkah ke depan.

Malam Siwaratri 2025 di SMA Negeri 1 Rendang menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi kami, para siswa OSIS, MPK, dan RLT. Semoga nilai-nilai yang kami dapatkan bisa terus hidup dalam keseharian kami di sekolah maupun di luar sekolah.

Posting Komentar